Rumpang
Malam ini kelabu Berbeda dengan malam malam sebelumnya Terasa pilu hingga membuat dada sangat sesak Dan membuatku sangat sulit bernapas Pikiranku melayang Pandanganku memburam Hanya ada suara kipas angin terdengar samar Di iringi dengan suara musik bervolume tinggi yang mencuat dari earphone yang terkulai di lantai Hari hariku hampa Entah harus bagaimana Melanjutkan hidup yang begini begini saja Atau berpasrah pada yang Maha Kuasa? Ragaku membeku Batinku meronta Jemariku terus bergerak menghubungi deretan nomor yang tertera di layar handphone Sial Lagi lagi tak di angkat Aku yang pengecut atau kamu? Bulir air mata mulai berjatuhan Sedikit demi sedikit namun pasti Dengan segera ku hapuskan air mata yang jatuh dengan menjijikan itu Terasa haram rasanya untuk ditangisi Rasanya malam ini aku ingin bermain Bermain dengan imajinasi yang kubuat sendiri Bermain dengan benda benda yang menjadi mainan favorit ku Aku hanya ingin tenang ...